Beberapa saat yang lalu aku mendatangi sebuah restoran kecil bersama teman dan kerabat dekatku. Aku kaget sekaligus senang ketika melihat wanita yang kucintai duduk pada salah satu sudut restoran tersebut.
Tiba-tiba saja kusadari, ia duduk bersama dengan seorang lelaki yang menurutku cukup rupawan. Aku hanya dapat menilainya secara fisik, karena aku sama sekali tidak mengenal lelaki tersebut.
Sejenak, hatiku bereaksi hebat. Reaksi tersebut memunculkan emosi kekesalan, ternyata wanita yang kucintai sedang bersama dengan lelaki lain, bukan diriku. Namun, emosi tersebut tidak perlu kukeluarkan. Cukup hati kecilku saja yang boleh mengetahuinya.
Seiring dengan berjalannya waktu, emosiku mulai hilang entah ke mana. Setelah itu, yang muncul di dalam benakku adalah gelombang kesenangan. Mengapa gelombang kesenangan? Ternyata jawabannya cukup sederhana. Aku merasa sangat senang jika dapat melihat wanita yang kucintai gembira, walaupun bukan diriku sendiri yang membahagiakannya. Betapa bahagianya jika dapat melihat senyum indah terpancar dari wajahnya.
Sebagai seorang lelaki, kurasakan kesenangan dan semangat mendalam dalam mencintai seorang wanita. Bagaikan candu bagiku.
Terima kasih Tuhan, karena Engkau telah menciptakan wanita.
Dennis Wong, 29 Juni 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar